Rencana Pembangunan Gedung Mewah DPR RI Berbanding Terbalik Dengan Rencana Renovasi Gedung SD Dan SMP



Selamat Pagi Sahabat DJ Site Semua,



Setelah kemaren saya meluapkan kekesalah saya terhadap Pemerintahan Malaysia, kini giliran Pemerintah Indonesia yang akan kembali saya kritiki. Ada yang tadi pagi sempat nonton Berita Di Metro TV tentang Rencana pembangunan Gedung Mewah DPR RI? Yupz, itu yang akan saya bahas hari ini, dan untuk anda yang belum sempat menonton beritanya saya akan sedikit menceritakannya untuk anda. Disini saya akan menjadikan Gedung SD Dan SMP sebagai Objek yang akan kita bandingkan dengan Rencana pembangunan Gedung DPR RI Ini. Seperti yang selama ini kita tau, sekalipun hampir 13% dana APBN diberikan untuk Bidang pendidikan, dalam kenyataannya banyak Siswa SD Dan SMP yang masih harus belajar ditengah suasana Gedung yang hampir Ambruk. Bahkan tak jarang, saat Hujan lebat turun, siswa SD dan SMP tersebut bahkan harus bergotong-royong mengangkat Meja dan bangku mereka agar tidak dapat melanjutkan aktivitas belajar mengajar ditengah kebocoran atap Gedung sekolah mereka. Dan yang jadi pertanyaan saya sekarang, ditengah Kerusakan total Gedung-gedung SD Dan SMP haruskah DPR RI dengan bangganya mengumumkan akan membangun gedung baru? Dimanakah rasa keperdulian mereka terhadap Siswa SD Dan SMP dipedesaan yang bahkan harus libur berhari hari atau belajar didalam tenda karena Gedung sekolah mereka rusak?



Sebelum saya bertanya lebih jauh, akan saya paparkan terlebih dahulu rencana pembangunan Gedung Mewah DPR RI tersebut. Seperti yang kita tau, selama ini para anggota dewan (yang katanya terhormat) menempati Gedung Nusantara 1 sebagai ruang rapat, kerja, dan Istirahat. Dan sampai tahun lalu, Gedung tersebut masih cukup layak digunakan dan tidak menimbulkan masalah. Namun, saat periode ke-2 pemerintahan SBY bergulir sangat disayangkan Wakil Rakyat yang tugasnya tidak pernah terlihat itu bertambah 3 kali lipat dari jumlahnya semula, karena katanya masing-masing Fraksi kekurangan tim ahli sehingga tim ahli masing-masing fraksi bertambah menjadi 3 orang dan itu belum termasuk Asisten Pribadinya. Weew… 1 aja gak pernah terlihat kinerjanya, koQ malah ditambah jadi 3, ngabis-ngabisin uang Negara aja. Okeh lah, berhubung jumlah Anggota Dewannya emank udah gak bisa dikurangin lagi kita lanjut ke masalah berikutnya yaitu Kapasitas Gedung Nusantara 1 yang sudah melewati batas. Sampai disini saya masih Welcome dan mencoba mengerti klo secara fisik Bangunan Gedung Nusantara 1 memang sudah uzur dan dikhawatirkan saat rapat berlangsung Seluruh Anggota Dewan kita berpulang melalui pintu Surga Dan Neraka karena Gedung tersebut Ambruk dan mengakibatkan mereka semua tewas tragis kejatuhan puing-puing bangunan. Namun, apakah penghindaran kematian tersebut harus melalui cara pembangunan Gedung baru? Saya rasa nggak karena klo udah ajal ya tetep aja mati walaupun gedungnya gak ambruk Gedung lama pun masih cukup kuat menyanggah ruang-ruang didalamnya dan dikabarkan baru terjadi keretakan di beberapa bagian dan itupun sudah ditangani tahun lalu. Lantas Untuk apa DPR RI meminta Gedung baru?



Sebelum saya lanjutkan, cukup anda ketahui bahwa Gedung DPR RI yang rencananya akan dibangun itu akan menempati lahan seluas 120 m², dan akan ditinggikan sampai 37 Lantai dan Akan menghabiskan anggaran 1, 6 Triliun. Dan rencananya fasilitas penunjang gedung itu adalah Ruang Istirahat, Kamar Mandi, Kolam, Dan spa. (wes, mau bangun Gedung apa istana?).



Sebelum saya mencoba membandingkan anggaran pembangunan ini dengan Anggaran Pendidikan, saya akan terlebih dahulu membandingkan biaya pembangunan Gedung ini dengan Hotel Mewah Bintang 5. Karena dikatakan bahwa Anggaran yang dibutuhkan mencapai 1,6 Triliun itu artinya pembangunan 1 m² nya mencapai Rp 10 Juta sedangkan pembangunan Hotel Mewah dipastikan hanya menghabiskan dana Rp 6 Juta /m². Waw… Dana yang fantastis, Dan karena diawal tadi saya memilih Gedung SD Dan SMP sebagai Objeknya, kini saya akan mengkalkulasi dana itu untuk pembangunan Gedung SD Dan SMP tersebut. Dan anda tau berapa hasilnya? Cukup untuk membangun 12 Ribu Bangunan SD Dan SMP.



Disini saya tidak bermaksud menggurui para anggota dewan yang saya yakin pasti orang-orang berilmu yang sebagian diantaranya adalah Guru Besar Universitas-universitas terkemuka. Namun, coba pikirkan permasalah lain yang lebih membutuhkan dana itu ketimbang harus digunakan untuk pembangunan Gedung DPR RI yang baru. Gak usah jauh-jauh ke bidang pendidikan, coba lihat bidang militer yang seluruh peralatan perang kita gak layak pakai lagi karena APBN untuk militer tidak memadai padahal dalam hal ini Presiden kita adalah orang militer. Miris bukan? Jadi, apakah rencana ini akan tetap berlanjut? Jika disuruh berpendapat saya malah mau bilang mendingan Gedungnya Di Renovasi dari pada Ditata ulang. Dan saya kira itu lebih bijak dan tidak menghabiskan banyak dana…



Apa Pendapat Anda? Setujukah anda dengan pembangunan Gedung Mewah DPR RI ini?



Buat Sahabat DJ Site Semua, Happy Blogging N Happy Fasting……..



Arsip Blog