
Pada latihan terakhir jelang pertandingan melawan Malaysia di lapangan C, Senayan, Rabu, 16 November, pelatih yang biasa disapa RD menunjuk sejumlah pemain yakni Patrich Wanggai, Andik Vermansah, Titus Bonai, Ramdani Lestaluhu dan Abdul Rahman untuk melatih kemampuan tendangan penalti. Selama hampir 15 menit mereka secara bergantian melepaskan tendangan dari titik putih ke gawang yang dikawal oleh kiper Kurnia Meiga.
Usai latihan, RD mengakui kalau dia memang mempersiapkan tim untuk menghadapi kemungkinan adu penalti pada partai semifinal nanti.
"Saya pikir kalau bukan sekarang ya kapan lagi. Kami cuma punya waktu beberapa hari sebelum semifinal," ungkap RD.
"Bisa saja terjadi adu penalti dan kami harus selalu siap menghadapi kemungkinan itu. Jika cuaca memungkinkan dan tidak ada kendala lain saya akan kembali meminta mereka berlatih (penalti) sekali lagi," paparnya.

Sementara menanggapi keluhan pemain yang tidak dapat berkomunikasi dengan baik ketika di lapangan karena suara bising yang datang dari bangku supporter, mantan pelatih Persija Jakarta itu meminta agar anak-anak asuhnya tidak langsung kehilangan akal. Menurutnya ada cara lain agar para pemain tetap bisa melakukan komunikasi.
"Saya sudah bilang kepada mereka bahwa komunikasi di lapangan bukan hanya lewat suara. Masih ada cara lain seperti memakain body language. Saya rasa mereka juga sudah mengerti sekarang," pungkas RD.

