Demi Radioterapi Untuk Ayam, Keluar Jutaan Rupiah


Saking sayangnya sama bintang peliharaan mereka, Eve, Elaine dan Chris gak sayang untuk menghabiskaan uang mereka agar si Eve, yang tak lain dan tak bukan adalah seekor ayam, bisa selamat dari penyakit yang mematikan, yaitu kanker.

Mau tahu berapa uang yang dihabiskan Chris dan Elaine untuk memberikan perawatan radioterapi buat si Eve?

Yup,…pastinya lebih dari puluhan juta rupiah deh.
Chris dan Elaine menghabiskan lebih dari 1.400 Poundsterling (sekitar Rp 23.566.200) untuk memberikan perawatan terbaik buat ayam mereka di Animal Health Trust di Sussex.


Adapun si Eve menderita penyakit ini di bagian kiri kakinya dan harus diamputasi sehingga si Eve harus melompat jika ingin berjalan-jalan di pedesaan di Worcester.

Penyakit kanker yang diderita Eve ketahuan di bulan September, ketika kakinya menjadi bengkak, dimana awalnya Chris dan Elaine mengira Eve terkena infeksi kulit yang gak berbahaya.

Setelah dibawa ke dokter hewan, ketahuan deh kalau si Eve terkena penyakit mematikan. Baik Chris dan Elaine kemudian akhirnya memutuskan untuk mencoba menyelamatkan Eve.
Eve kemudian segera dioperasi untuk mengambil penyakitnya dan dilanjutkan dengan radioterapi. Kini si Eve sudah dinyatakan sembuh.
<
”Buat kami, Eve itu hewan peliharaan. Gak peduli jika dia punya 4, 2 atau dalam hal ini 1 kaki. Dia melompat mengirati taman dan merespon jika namanya dipanggil, sperti layaknya anjing atau kucing. Dan jika kami gak melakukan apapun, mungkin dia hanya bias bertahaun hingga 2-3 bulan dan salah satu opsi yang kami punya adalah membuatnya tertidur. Namun setelah lama berpikir, kami akhirnya memutuskan untuk melakukan sesuatu semampu kami.
Dia punya banyak personalitas. Dan pastinya tiap orang yang punya anjing atau kucing akan mengambil keputusan yang sama seperti kami,” jelas Elaine.

Baca Selengkapnya...

Bila Monyet Jadi Pelayan Restoran


Restoran Kayabukiya, semacam ‘rumah tradisional yang menyediakan minuman sake mempekerjakan 2 ekor monyet sebagai pelayan.

Bahkan pihak Kayabukiya memakaiakan seragam tradisional Jepang pada kedua monyet yang bernama Yat-chan dan Fuku-chan itu.

Sebagai pegawai restoran, kedua monyet yang sudah terlatih itu cukup sigap dan cekatan melayani para konsumen.
Yat-chan yang berusia 12 tahun memiliki spesialis menyediakan pesanan minuman dengan cepat dari meja ke meja.
Sedang Fuku-chan yang berusia lebih muda, dengan cekatan menyediakan handuk panas untuk para pelanggan yang ingin membersihkan tangan mereka – dimana hal itu merupakan kebiasaan sebelum memesan minuman.



Jika pelanggan merasa puas dengan pelayanan kedua monyet itu, para pelanggan hanya perlu memberi mereka kacang kedelai.
Kedua monyet itu, terlebih Yat-chan, mendapat banyak pujian dari para pelanggan.

”Kedua monyet itu malahan melayani lebih baik ketimbang manusia yang pelayanannya buruk,” ujar Takayoshi Soeno, seorang pelanggan.

”Kami memanggil untuk memesan lagi dan dengan cepat dia (Yat-chan – red) membawakan kami beberapa bir. Mengagumkan monyet itu sepertinya bisa mengerti ucapan manusia,” puji Miho Takikkawa, juga seorang pelanggan.

Bahkan pelanggan tetap disana, Shoichi Yano (58 tahun) mengganggap kedua monyet itu seperti anaknya.
”Sebenarnya, mereka lebih baik. Anakku gak pernah mau mendengarkanku tapi Yat-chan pasti mau.”

Yat-chan dan Fuku-chan sebenarnya merupakan hewan peliharaan. Namun Yat-chan sering menyaksikan sang pemilik penginapan, Kaoru Otsuka (63 tahun) saat bekerja di restoran dan mulai meniru-niru Kaoru Otsuka.

”Semua bermula karena rasa penasaranku lalu aku memberinya handuk panas dan dia (Yat-chan -red) kemudian memberikannya kepada pelanggan,” cerita Kaoru.

Baik Yat-chan dan Fuku-chan bekerja berdasarkan shift, sehari biasanya hingga 2 jam, yang tentu saja sudah dicantumkan dalam peraturan Hak Asasi Binatang.

Sebagai pemilik restoran dan juga monyet itu, Kaoru Otsuka memiliki harapan untuk bias memiliki pelayan seperti Yat-chan dan Fuku-chan. Bahkan dia kini sudah mempersiapkan generasi penerus Yat-chan dan Fuku-chan dengan melatih 3 ekor anak monyet sebagai waitres.

Baca Selengkapnya...

Maaf Blognya Terlantar

Mumpung masih dalam suasana lebaran, saya ingin meminta maaf kepada para pembaca, pendengar, penonton maupun yg secara tidak sengaja "janggrok" di blog ini karena telah menelantarkan Anda2 semuanya. Blog ini sudah lama gak ada update berita alias terlantar. Dan juga banyak komentar2 yang belum ditanggapai. Pastinya banyak teman2 yang kecewa karena hal tersebut. Aduuuh maafin ya... karena banyak kesibukan jadinya blog ini jadi terlantar deh. Tapi nanti2 kalo sempet aku urus lagi deh. Trus aku tambahin juga beritanya deh ya. :D
"MINAL AIDZIN WALFAIZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN"
peace....

Baca Selengkapnya...

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H

Kami segenap kru (padahal cm sendiri :D ) blog trik-tips.blogsdpot.com mengucapkan "Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin". Dihari yang penuh maaf ini saya ingin meminta maaf kepada para pembaca, pemirsa, pendengar, rekan2 dan sodara semuanya, bilamana saya telah berbuat silaf dan hilaf mohon dimaafkan. Walaupun cm sekedar blog namun bisa membuat orang jadi senewen, mumet, pusing, pingin marah, geram, gregeten dan LL. Saya juga memohon maaf apabila dalam penyampaian saya dirasa kurang jelas atau malah bisa membikin pusing karena saya juga masih dalam tahap belajar. Saya juga memohon maaf apabila tidak bisa menjawab semua komentar maupun pertanyaan rekan2 semua baik melalui Comment Box, Shoutbox, Email maupun YM. Saya juga memohon maaf atas semua tindakan, ucapan, maupun perbuatan saya baik yang disengaja maupun tidak. Saya juga memohon maaf untuk DLL. Pokoknya intinya maafin saya deh ya.....ya...ya...

Baca Selengkapnya...

Broadband Speed Test

If you already have an Internet connection, you probably connect to the Internet with a modem that plugs into your telephone line (often referred to as a "dial-up connection"). If you're setting up an Internet connection for the first time, it really makes sense to go for Broadband right from the start, as the entry-level packages are generally much better value than the dial-up alternative. Once you've looked into the options and know which types of broadband Internet are available in your area, the next step is to choose the best deal. The biggest factor to consider when you choose a deal is speed. How fast is the connection? And is it fast enough to do all the things you would like to be able to do?

Broadband speed is measured by the amount of data your connection can send and receive in Kilobytes per second (Kbps) or Megabytes per second (Mbps). You can check it with broadband speed test. You will know how fast is your internet connecttion. The speed check will work for any type of connection including ADSL, cable/fibre optic and by the 3G mobile network (mobile broadband). Make sure that you have closed any other applications using the internet (for example email, instant messenger, and so on). Your broadband speed can vary wildly at different times of the day depending on external factors, such as the number of users online in your building, your street and even your country


Baca Selengkapnya...

Arsip Blog