5 Lobi Hotel Paling Menawan di Dunia

Lobi adalah babak pertama dalam kisah dan pengalaman Anda dalam berhubungan dengan sebuah bangunan bernama hotel. Bisa dikatakan segala sesuatunya terjadi di sana. Anda tiba, Anda bersua, dan Anda meninggalkannya pun semua melalui sebuah ruangan bernama lobi. Oleh karena itu tak mengherankan kalau banyak pengusaha hotel yang mendesain salah satu jiwa dari hotelnya ini dengan sangat mempesona, fantastis dan luar biasa indah, namun tetap terlihat bijaksana sehingga dapat meninggalkan kesan menawan yang diinginkan. Dari Paris hingga kota kecil Puebla di Meksiko sana, berikut ini adalah beberapa lobi hotel paling menawan di dunia yang membuat Anda tak akan pernah melupakan pengalaman check in dan check out Anda.


1. Mama Shelter, Paris

http://www.weheart.co.uk/upload-images/mama5.jpg

http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01389/hotel-mama-shelter_1389314c.jpg


Dua nama yang sudah tak asing lagi di dunia perhotelan kelas berat asal Prancis, mantan direktur eksekutif Club Med Serge Trigano dan ultra-desainer Philippe Starck, berpasangan untuk menyulap sebuah lahan parkir di jalan Arondisemen nomor 20 yang jauh dari kata menarik menjadi sebuah hotel trendy 172 kamar. Sentuhan sihir Philippe Starck hadir di setiap sudut ruangan lobi, dari lantai, dinding, hingga langit-langit hotel yang dia ramaikan dengan kursi berbentuk tunggul pohon dari emas dan perak, tirai yang berdekorasi empat-daun cengkeh, hingga mata yang mengambang di langit-langit yang dilapisi dengan papan tulis yang penuh dengan kalimat dan diagram.


2. Gramercy Park Hotel, New York City

http://gothamist.com/attachments/nyc_arts_john/061908gramercy.jpg

http://www.hotelchatter.com/files/admin/gph_atnightNK.jpg

http://mostbeautifulhotels.com/wp-content/uploads/2007/10/roofgarden.jpg


Ketika Ian Schrager mendaulat Julian Schnabel sebagai komando proyek revitalisasi ruang publik di Hotel Gramercy Park, apa yang ia dapatkan adalah sebuah kejutan yang benar-benar mengejutkan. Jauh dari gaya sebelumnya yang rapi, mulus, dan nyaris sempurna seperti kediaman bangsawan kaya, Schnabel menghadirkan sentuhan yang lebih personal, lebih bercorak dan bertekstur yang melibatkan serangkaian koleksi seni paling trendy dari abad-20 seperti karya Twombly, Basquiat, Hirst, dan tentu saja karyanya sendiri yang menghiasi dinding lobi, dan ia padukan dengan lantai ubin bergaya Maroko, perapian berhiaskan ukir tangann, dan sebuah lampu gantung kaca yang dipesan langsung dari Venesia.



3. The Waterhouse, Shanghai

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgszzYXfEudW0vfjXGKAFb6LRymTl6msB3C7mc0T0MxoI8KreYP6aeWRUnCUtplRVVpgu_i4wTeStD3Km0l0XA1heOaxWo7c8w2aXg6Y1It86fcrTfaHSwUbzj575l-j3JvWQdwxzXpJss/s1600/the-waterhouse-hotel_shanghai_ch-3.jpg

http://uniquetraveldestinations.files.wordpress.com/2010/07/the-waterhouse-hotel_shanghai_ch-1.jpg?w=600


Dengan penampakannya yang sangat mentah dan super industrialis, hotel 19 kamar yang terletak di area distrik galangan Shiliupu ini sepertinya ingin meniru suasana kota Shanghai di masa lalu. Untuk lobi yang memiliki langit-langit setinggi tiga lantai ini, arsitek Lyndon Neri dan Rossana Hu mempertahankan keutuhan bangunan asli yang berupa gudang berdinding beton buatan tahun 1930-an, namun tetap menyususpkan sedikit aksesoris tambahan seperti kolom dan balok baja untuk mempertahankan kekuatannya. Sedangkan untuk sentuhan elegan dan tidak ketinggalan zaman, mereka menghadirkan sebuah lampu kristal besar yang dirancang oleh Studio Ayub untuk Moooi di tengah tengah ruangan.


4. Mondrian, Miami

http://miami.theperfecthotels.com/productos/Hotel-Mondrian-Miami-5.jpg

http://www.concierge.com/images/destinations/hotels/usa/florida/miami/mondrian/miami_mondrian_001p.jpg



Sebagai hotel pertamanya yang berlokasi di Amerika, desainer visioner asal Belanda Marcel Wanders ingin memberikan sesuatu yang mengejutkan dan fantastis dalam segala hal. Maka dia pun menjadikan kastil fantasi milik Sleeping Beauty sebagai inspirasi, dan menjadikannya sebagai sebuah hotel dengan 335 kamar. Area lobi yang luar biasa lapang dia dekorasi dengan kehadiran tangga besar berornamen baja hitam, lampu kuningan berbentuk lonceng, dan kolom dalam warna putih bersih yang diilhami gaya Baroque.

5. La Purificadora, Puebla

https://image.pegs.com/content/H/H6Q/H6Q7/H6Q70/LaPurificadoraDS1.jpg

http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01127/0000017065_LISTING_11278671.jpg

Sejarah kota Puebla sebagai lokasi pengemasan air botol abad ke-19 terekam sempurna dari 26 kamar di hotel La Purificadora. Namun untuk bisa benar-benar merasakannya, tak ada tempat lain yang lebih sempurna selain di lobi hotel yang menakjubkan dengan desain udara terbukanya. Arsitek terkenal asal Meksiko , Ricardo Legorreta, mempertahankan keaslian dari sebagian facade, termasuk dinding batu batu dan gerbang yang melengkung, dan membangun sebuah tangga batu vulkanik dengan aliran air yang dramatis. Legorreta juga merayakan area lobi dengan warisan Katolik lama, yaitu sofa dalam warna ungu-uskup yang merona.


sumber

Baca Selengkapnya...

Kumpulan mitos-mitos yang beredar di dunia FASHION

Kebenaran Mitos-mitos yang Beredar di Dunia Fashion
Banyak mitos-mitos yang beredar di dunia fashion selama ini. Namun tidak pernah ada yang memastikan kebenarannya. Ketimbang mempercayai mitos yang tak benar, yuk kita cek kebenarannya.



Mitos : Warna hitam cocok untuk semua orang
Fakta : Tak semua warna kulit cocok dengan warna hitam. beberapa warna kulit justru tampak lebih cerah ketika memakai warna-warna terang seperti merah, oranye dan sebagainya.


Mitos : Garis horizontal membuat tubuh terlihat lebih gemuk
Fakta : Penelitian telah membuktikan bahwa corak garis (berjarak) besar justru membuat seseorang tampak lebih kurus.

Mitos : Tas dan sepatu harus berwarna sama
Fakta : Kini trend yang berlaku seringkali 'memaksa' para pencinta fashion untuk 'bermain-main dengan aneka warna, termasuk membedakan warna tas dan sepatu mereka.

Mitos : Lekukan tubuh dapat disembunyikan dengan celana berpotongan baggy
Fakta : Nyatanya, tubuh terlihat lebih besar saat memakai celana berpotongan baggy. Justru pakaian dengan potongan yang fit (pas badan) membuat tubuh seseorang terlihat ramping.

Mitos : Rok Panjang membuat seseorang terlihat lebih pendek
Fakta : Kenyataannya, rok panjang dapat membuat seseorang terlihat lebih tinggi dan ramping jika dipadukan dengan blouse yang sesuai.

Mitos : Mereka yang memiliki kaki mungil dan kurus cocok memakai apapun
Fakta : Bentuk kaki yang terlalu kurus akan tampak aneh jika memakai rok yang terlalu pendek.

Mitos : Pakaian dengan hiasan manik-mani (sequinned) hanya untuk dipakai di malam hari
Fakta : Banyak kaos aatau jaket berhias manik yang cocok digunakan di siang hari

Mitos : Hanya rocker yang cocok menggunakan jaket kulit
Fakta : Jaket kulit cocok digunakan siapa saja, bahkan sempat menjadi trend di tahun 2009-2010.

Mitos : Denim dan denim tak bisa di padupadankan
Fakta : Di tahun 2010 lalu, blouse bahan denim yang dipadukan dengan bawahan denim menjadi trend dunia. (Tengok pagelaran busana Balmain dan Guess)

sumber

Baca Selengkapnya...

Hoverbike, terobosan jenius transportasi masa depan!


Entah benda ini bisa menjadi solusi masalah kemacetan atau justru malah memperparahnya, namun kenyataan benda unik ini merupakan sebuah terobosan dalam bidang transportasi masa depan yang jenius. Adalah Hoverbike, sebuah motor yang bisa melayang-layang di udara selayaknya seperti hoverboat (melayang di air), dan Chris Malloy adalah orang berhasil menciptakan benda ini.



Dengan mesin yang cukup mumpuni yaitu 4 stroke dan berkapasitas 1.170 cc, motor terbang yang memiliki dua baling-baling sebagai pengganti roda ini mampu menyalurkan tenaga hingga 80 kW dan terbang hingga ketinggian 10.000 kaki. Memang jika dilihat dari struktur bentuknya terlihat benda ini mempunyai ukuran selebar mobil, dan nampaknya cukup rumit untuk mengendarainya. Namun, tak menutup kemungkinan bila benda ini bisa dikembangkan untuk transportasi masa depan.


Anda tertarik untuk mencobanya?




vivanews

Baca Selengkapnya...

[Foto] Banjarnegara Tempo Dulu

Banjarnegara tempo dulu, berikut saya sertakan beberapa foto jaman dulu dari Banjarnegara. Sebenarnya kebanyakan adalah foto Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau) Banjarnegara - Wonosobo tempo dulu. Foto Banjarnegara tempo dulu atau Dieng Plateau jaman dulu ini saya dapat dari Kaskus (courtesy : Tropenmuseum, Amsterdam NL) :

Candi Arjuna Dieng tahun 1880


Dieng Plateau tahun 1895

Dataran Tinggi Dieng tahun 1911

Dieng Plateau tahun 1911

Dieng tahun 1911

Dieng Plateau 1911

Dieng tahun 1911

Dieng tahun 1912













Banjarnegara Tempo Dulu





















Semoga foto foto diatas bisa mengobati kerinduan kita pada Banjarnegara.

sumber

Baca Selengkapnya...

Arsip Blog