Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Sungai Paling Warna-Warni

Sungai ini (Crystal River / Cano Cristales) letaknya di pegunungan SerranĂ­a de la Macarena, Columbia. Untuk mencapai tempat ini belum ada kendaraan modern yang bisa digunakan (kecuali helikopter, mungkin?). Jadi, harus menggunakan kuda, keledai, atau paling murah: jalan kaki.

Keindahan Crystal River biasanya terjadi saat musim pancaroba (peralihan) antara bulan September-November, sungai ini menjadi berwarna-warni. Mengapa bisa begitu? Banyaknya ganggang dalam air yang menghasilkan warna meriah mulai dari yang paling dominan: merah, hingga hijau, biru, kuning, pokoknya seperti pelangi.

Karena keindahan warna yang tampak pada aliran sungai ini, maka Crystal River mendapat julukan "Sungai Lima Warna", yang lainnya menyebut "The Liquid Rainbow" dan "The River That Ran Away From Paradise".

Tertarik bertualang ke tempat ini? Simak dulu foto-fotonya, ya.





Baca Selengkapnya...

Niagara Mini dari Bandung


Indonesia sebenarnya punya niagara mini, sayangnya belum banyak yang tahu. Maklum, tempatnya terpencil dan cukup sulit mencapai lokasi ini.

Nama air terjun 'miniatur' niagara itu dikenal dengan nama Curug Malela. Lokasinya bisa disambangi dari Bandung ke arah barat menuju Kota Kecamatan Gununghalu. Jaraknya sekitar 40 km. 

 foto source: alianmemangalian.devianart

Jika tidak membawa kendaraan pribadi bisa naik kendaraan umum dari Stasiun Ciroyom. Hampir setiap jam ada yang berangkat, cuma hanya sampai sore hari. Tengah malam baru mulai ada lagi karena ingin mengangkut para calon penumpang yang biasa akan menjual hasil bumi dan palawija ke Bandung pada subuh harinya.

Dari Gununghalu kemudian kita mengarah ke Bunijaya. Ada kendaraan umum yang melayani jalur ini (beberapa minibus jurusan Bandung - Gununghalu - Bunijaya). Beberapa petunjuk sudah dipasang sehingga yang baru pertama kali akan terbantu. Namun jika ragu lebih baik bertanya.

Menuju curug yang terletak di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, ini lebih baik menggunakan kendaraan pribadi. Sebab tidak ada kendaraan umum yang sampai curug.

Angkutan umum hanya sampai Rongga dan dari sini harus naik ojek dengan ongkos sekitar Rp 50.000,- melalui jalanan berbatu yang licin kala hujan. Nah, karena jalan berbatu tadi, jika menggunakan kendaraan pribadi disarankan kendaraan dengan ground clearance tinggi seperti SUV.



 foto source: kakigatel.com - 4bpp.blogspot.com
  
Curug atau air terjun ini memang tersembunyi lokasinya. Baru ditemukan sekitar 6 tahun silam, penduduk sekitar kawasan pun banyak yang belum menjamahnya. Akses jalan menuju ke sini belum tergarap dengan rapi. Padahal plang nama sudah dijajakan sejak keluar dari Tol Padalarang menuju jalur alternatif ke Ciwidey via Soreang. Objek wisata Curug Malela terpampang bersama nama daerah lainnya.

Berdasarkan peta topografi, Curug Malela memiliki ketinggian kurang lebih 50 m dan lebar mencapai 70 m. Airnya berasal dari Sungai Ci Curug. Nama ‘malela’ diambil dari Bahasa Kawi yang berarti ‘baja’.

Nah, ada yang punya rencana berwisata ke Curug Malela?


 Sumber: intisarionline

Baca Selengkapnya...

Taman Dari Tanah Liat yang Terinspirasi Dari Lukisan

Sebuah taman budaya yang unik yang keseluruhnya terbuat dari tanah liat baru-baru ini terbuka untuk umum, di Kota Tangshan, Cina.

Sejak kaisar pertama berkuasa, bangsa Cina sudah terbilang terbiasa membuat monumen super megah. Dari mulai istana berisi ribuan patung Terakota hingga tembok Cina yang melegenda adalah dua di antaranya.


Kini, mereka telah membuat sebuah taman budaya unik yang seluruhnya terbuat dari tanah liat dan baru-baru ini terbuka untuk umum, di Kota Tangshan.

Taman tersebut menampilkan berbaris-baris rumah, jalanan sibuk penuh dengan toko dan gerobak, pejabat negara, hingga kereta kuda jaman klasik Cina. Ini adalah reproduksi terkenal dari karya Zhang Zerui, "Riverside Scene", yang menggambarkan Festival Qingming.

Tokoh utama di belakang proyek luar biasa ini adalah Qin Shiping, seorang warga lokal distrik Fengrun. Tangshan memang sejak lama dikenal dengan tradisi keramiknya dan Qin adalah salah satu pematung dan pelukis di sana.

Pada 2005 dia mendapat ide ini, yaitu ingin menawarkan pandangan yang unik di Cina. Berhubung dia menggemari lukisan-lukisan Zhang Zherui, Qin kemudian memutuskan untuk menciptakan gambaran yang lebih nyata dari lukisan itu ke dalam karya seni patung-patung tanah liat.

Qin Shiping mulai menuangkan idenya menjadi karya nyata pada 2008. Ketika itu dia menyewa dua pakar patung tanah liat dan 100 pematung dan memulai proyek tersebut. Tiga tahun kemudian, taman patung tanah liat Tangshan telah selesai dan dibuka untuk umum.

Luasnya 300 x 60 meter dengan skala ukuran 2 / 3 dari ukuran asli. Biaya keseluruhan proyek belum dipublikasikan, namun setahun setelah sang pematung profesional itu memulai proyek, yaitu pada 2009, Qin Shiping sempat menyatakan telah menginvestasikan lebih dari 10 juta yuan atau lebih dari 20 miliar rupiah.

 

























Sumber :
kaskus.us

Baca Selengkapnya...

Berwisata ke Ujung Utara Pulau Kalimantan

Oleh Olenka Priyadarsani

Keuntungan dari maraknya penerbangan murah adalah kita dapat berwisata sewaktu-waktu tanpa terlalu memikirkan biaya. Berbekal secarik tiket promo, saya dan seorang kawan berangkat menuju ujung Pulau Kalimantan, tepatnya di Kota Kinabalu, Malaysia.

Ketika seseorang mendengar kata Kinabalu, mungkin yang terbayang pertama adalah Gunung Kinabalu. Dengan ketinggian 4095 meter, gunung ini merupakan yang tertinggi di Kalimantan. Namun jangan salah, bila Anda tidak gemar mendaki gunung, banyak objek wisata lain yang dapat dikunjungi.

Kota Kinabalu yang dulunya bernama Jesselton merupakan ibukota negara bagian Sabah, terletak menghadap ke Laut Cina Selatan. Kota ini merupakan tujuan wisata yang populer bagi mereka yang mengunjungi Kalimantan karena menawarkan kombinasi dari lokasi bergunung, pantai, budaya, serta wisata belanja. Tentu, yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara penyuka olahraga adalah Gunung Kinabalu.



Gunung Kinabalu merupakan bagian dari Taman Negara Kinabalu yang terletak sekitar 90 km dari pusat kota. Walaupun cukup tinggi, untuk mendaki puncak utama Gunung Kinabalu, yaitu Low's Peak, tidak dibutuhkan keterampilan khusus selain stamina pendaki yang baik. Lain halnya kalau Anda berniat mendaki puncak-puncak lain di luar jalur utama. Jalur pendakian dimulai dari lokasi yang bernama Timpohon.

Apabila tidak ingin mendaki gunung, Anda dapat menghabiskan waktu di Taman Negara Kinabalu. Selain menikmati udara sejuk pegunungan, Anda dapat menyaksikan keindahan flora dan fauna di taman seluas 745 km persegi ini. Spesies tanaman yang ada di Kinabalu berjumlah sangat banyak sehingga tempat ini merupakan salah satu situs biologis yang paling penting di dunia. Bila ingin menginap pun Anda tinggal memilih akomodasi yang tersedia, kebanyakan berupa pondok-pondok kayu.

Buat penggemar pantai, Kota Kinabalu pun memilikinya. Malahan, kota ini memang berada persis di tepi Laut Cina Selatan. Objek wisata pantai yang utama di Kota Kinabalu adalah Taman Negara Tunku Abdul Rahman. Taman negara ini terletak sekitar 3 hingga 8 km dari lepas pantai Kota Kinabalu.

Dengan luas keseluruhan hampir mencapai 5 hektar yang sebagian besar adalah laut, taman terdiri dari lima pulau, yaitu Gaya, Mamutik, Sapi, Manukan, dan Sulug. Anda dapat mencapai pulau dengan feri dari Terminal Feri Jesselton.

Tidak ingin menyeberang ke pulau? Anda masih dapat menyaksikan birunya Laut Cina Selatan dari pinggir Kota Kinabalu sembari menikmati hidangan masakan laut segar yang tersedia di restoran-restoran yang berjajar di tepi pantai.



Deru ombak serta bau air laut ditambah dengan kerlap-kerlip lampu akan menemani santap malam Anda. Bersama pasangan, tentu ini akan menjadi momen yang romantis. Bersama kawan atau keluarga, tetap menjadi saat yang menyenangkan.

Objek lain yang ada di Kota Kinabalu adalah Menara Jam Atkinson, salah satu ikon kota ini. Menara jam ini dibangun untuk menghormati Francis George Atkinson, District Officer pertama Kota Jesselton. Menara jam ini terletak di kawasan Signal Hill, terbuat dari kayu secara keseluruhan tanpa paku satupun. Menara tersebut merupakan bangunan tertua yang selamat dari pertempuran di kota Jesselton selama Perang Dunia II. Hingga kini jam masih berfungsi dengan baik.

Objek wisata lain yang dapat dikunjungi di seputaran Kota Kinabalu adalah Museum Sabah, Signal Hill, Cagar Alam Burung Kota Kinabalu, atau mencoba kereta uap di North Borneo Railway dari stasiun Tanjung Aru ke stasiun Papar yang berjarak 36 mil.

Bila Anda penyuka wisata belanja, Kota Kinabalu juga merupakan pilihan yang tepat. Berbelanja oleh-oleh dapat dilakukan di Handicraft Market atau Pasar Kerajinan Tangan yang terletak di Jalan Tun Fuad Stephens.



Kios pedagang berjajar menawarkan barang seperti sarung, pernak-pernik kayu, ukiran, hingga permata. Pilihan belanja murah lainnya adalah Gaya Street Market. Berbagai barang dagangan ditawarkan di sepanjang Jalan Gaya. Pastikan saja Anda menawar! Ingin belanja barang-barang mewah? Beberapa pusat perbelanjaan seperti Suria Sabah, Warisan Square, Wawasan Plaza, dan Wisma Merdeka dapat dikunjungi.

Akomodasi tersebar luas di Kinabalu, mulai dari hostel murah meriah hingga hotel berbintang. Akomodasi murah dapat ditemukan di sekitar Jalan Gaya, Kompleks Sinsuran, maupun di Kampung Air. Tarif per kamar mulai dari 40 ringgit Malaysia.

Bila Anda berkesempatan mengunjungi Kota Kinabalu, jangan lewatkan makanan khas mereka, yaitu chicken rice. Nasi beraroma ayam akan dihidangkan dengan potongan ayam dan sup kaldu bening.

Selain itu, coba juga roti kahwin yaitu dua potong roti disatukan dengan olesan tebal mentega dan selai kaya di tengahnya. Anda dapat memperolehnya di restoran atau di food market di Jalan Tun Fuad Stephens, di seberang Pasar Filipina, yang harganya sangat ramah di kantung!



sumber :http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/240-berwisata-ke-ujung-utara-pulau-kalimantan

Baca Selengkapnya...

Lokasi Hiking di Dalam Danau

Fenomena alam yang aneh membuat jalur hiking cantik di Austria ini berubah menjadi lokasi diving sedalam 10 meter yang unik selama setengah tahun.Lokasinya di kaki Pegunungan Hochschwab, di Tragoess, Styria, AUSTRIA. Green Lake merupakan salah satu fenomena alam teraneh di dunia. Selama musim dingin lokasi ini benar-benar

Baca Selengkapnya...

Museum Bawah Laut Terbesar di Dunia

Diumumkan sudah lebih dari setahun yang lalu, saat ini museum bawah laut terbesar di dunia sudah mulai dipertunjukkan. Nantinya akan ada 400 patung-patung yang akan dipamerkan di siniDi dasar laut Mexican Caribbean saat ini sudah tersimpan sekumpulan patung-patung dengan ukuran sebenarnya dan siap menghibur pengunjung di

Baca Selengkapnya...

Kota Batu Kapur di Madagascar

Barisan-barisan puncak batu kapur ini terletak di Madagscar bagian barat. Viewnya mirip blok-blok di kota padat. Disamping keanehan kota batunya, di lokasi ini juga terdapat jenis-jenis hewan yang aneh dan langka.Bagian-bagian yang tidak tereksplorasi menjadi tempat berlindung bagi spesies-spesies aneh dan langka seperti lemur "sifaka", beberapa jenis reptil, serangga, dan tanaman.Jalur-jalur

Baca Selengkapnya...

Oasis di Gurun Pasir

Gurun pasir tidak melulu pasir. Di beberapa lokasinya terdapat danau-danau alam yang airnya berasal dari sumber air setempat maupun yang berasal dari curah hujan tahunan. Di sini juga biasanya dijumpai pepohonan palem dan bahkan tanaman-tanaman buah dan taman yang subur. Di lokasi oasis seperti inilah biasanya populasi terbentuk. Sayangnya banyak yang lenyap karena berbagai sebab.1. Danau-danau

Baca Selengkapnya...

Kota-kota Terdingin di Dunia

Mungkin beberapa pelancong mengharapkan tempat-tempat yang dingin untuk liburan. Alasannya bermacam-macam, ada yang bilang pengen main ski, tidak ingin kulit terbakar sinar matahari, atau ada yang ingin sengaja "membekukan" diri dari semua aktivitas pekerjaan. Kalau Anda tipe pelancong ini, kota-kota berikut ini pas buat Anda...
BAGUS.CO