Inilah Game di Facebook Yang Menarik 20 Juta Orang Dalam 24 Hari

frontiervillePecinta game anyar besutan Zynga, FrontierVille, makin hari makin melonjak. Hanya dalam 24 hari saja, pengguna permainan online ini melonjak hingga empat kali lipat, menjadi 20 juta orang.

Zynga tak kehabisan kreasi menciptakan game demi game. Pada 9 Juni lalu, Zynga meluncurkan FrontierVille yang bergaya Oregon trail. Game ini dilengkapi berbagai fitur mekanis di game FarmVille dan fitur lain. Fitur yang ditambahkan sini, seperti kemampuan mengontrol berbagai jenis avatar (dalam keluarga FrontierVille) dalam satu layar.

Beberapa hari setelah diluncurkan, pengguna game ini langsung mencapai lima juta pengguna. 'Namun dalam 24 hari langsung melonjak drastis,' menurut vendor game ini, seperti dikutip Mashable.

Saat mengumumkan pengguna game tersebut, Zynga juga meluncurkan beberapa statistik dalam game. Sejak dimulai, tak kurang dari 6,3 juta telah mengembangkan kabin, 2,3 juta orang telah menikah, 1,1 juta orang telah mempunyai anak dan tak kurang dari 252 juta ular telah dijinakkan di FrontierVille.

Meski game terdahulu, FarmVille sudah sangat sukses, Zynga harus membuat variasi. Zynga membuat kerjasama dengan Yahoo Mei lalu untuk membawa game tersebut ke portal. Yang terbaru, game Zynga juga akan muncul di Google yang disebut Google Game.

Zynga tak bisa cuma mengandalkan pendapatan dari FarmVille saja, karena trafik game makin hari makin merosot secara perlahan. Sehingga penyedia game ini menciptakan game lain seperti FrontierVille agar sukses dan menggantikan FarmVille.

Sumber: http://dunia-statistik.blogspot.com/2010/07/inilah-game-di-facebook-yang-menarik-20.html

Baca Selengkapnya...

Tanaman Ternyata Bisa Berpikir dan Mengingat


Ada sel yang berperan seperti "syaraf" pada hewan
VIVAnews - Sebuah kelompok peneliti menemukan fakta bahwa tanaman memiliki kemampuan berpikir seperti mengingat dan bereaksi atas informasi seperti cahaya.

Tanaman mentransmisikan informasi mengenai intensitas cahaya dari daun ke daun seperti cara kerja syaraf. "Sinyal elektro-kimia" ini dibawa sel yang berperan seperti "syaraf" pada tanaman.

Dalam percobaannya, ilmuwan memaparkan cahaya pada satu daun, namun mengakibatkan semua daun merespons. Dan respons itu, yang dilihat dari reaksi kimia atas cahaya di daun, berlanjut saat kembali gelap.

Percobaan ini, kata para peneliti dari Universitas Warsawa, Polandia, membuktikan daun "mengingat" informasi mengenai cahaya. "Kami memaparkan cahaya hanya pada bagian bawah tanaman dan kami menemukan perubahan di bagian atas," kata Profesor Stanislaw Karpinski yang memimpin penelitian, seperti dilansir BBC.

Hasil riset ini lalu dipresentasikan di pertemuan tahunan Society for Experimental Biology di Praha, Ceko.

Kemampuan Berpikir

Lebih khusus lagi, Karpinski menyatakan, respons tanaman tergantung pada warna cahaya yang dipaparkan ke mereka. "Ada perubahan karakteristik untuk warna cahaya merah, biru dan putih."

Karpinski memperkirakan, tanaman mungkin menggunakan informasi dari cahaya untuk merangsang reaksi kimia untuk melindungi diri. Peneliti-peneliti itu lalu melihat lebih cermat pada efek dari warna-warna cahaya yang berbeda pada kemampuan melawan penyakit.

"Kami terangi tanaman selama satu jam dan menginfeksinya (dengan virus atau bakteri) setelah 24 jam kena cahaya, dia melawan infeksi itu," kata Karpinski. "Namun ketika kami menginfeksinya sebelum cahaya, mereka tak bisa membangun pertahanan."

Artinya, kata Karpinski, tanaman memiliki ingatan khusus mengenai cahaya yang membuatnya membangun kekebalan atas patogen dan kemudian bisa disesuaikan tergantung kondisi cahaya.

Profesor Christine Foyer, ilmuwan tanaman dari University of Leeds, Inggris, menyebut riset ini "membuat pikiran kita melangkah ke depan." "Tanaman harus melewati stres, seperti kekeringan dan kedinginan, hidup di antara itu dan tetap tumbuh. Hal itu membutuhkan respons yang sesuai. Itulah semacam kepintaran," katanya.


Sumber: http://datahardisk.blogspot.com/2010/07/tanaman-ternyata-bisa-berpikir-dan.html

Baca Selengkapnya...

Tempat Wisata diYogyakarta Tempo Doeloe

Pembukaan
Kota Yogyakarta semakin mengukuhkan namanya menjadi tempat yang paling penting di Negara Kesatuan Republik Indonesia, setelah sempat menjadi Ibukota Indonesia pada masa Penjajahan dulu. Kota yang terkenal dengan sebutan Kota Pendidikan ini, ternyata menyimpan banyak sekali tempat-tempat wisata yang sangat menarik. Mari kita lihat tempat - tempat wisata tersebut tempo doeloe
Quote:
Tugu Yogya
undefined
Spoiler for Tugu Yogya Tahun 1928:
Quote:
Tugu Yogya yang terletak di tengah jalan utama di kota Yogyakarta: Lurus ke selatan menuju pagelaran Kraton. Artinya, letak Tugu , memang persis ada di tengah-tengah jalan, dari arah utara menuju kawasan malioboro. Disekitar kawasan tugu ini telah banyak perubahan. Misalnya, di dekat bangunan tugu ini telah ada bangunan rumah makan "Pizzahut". Melihat tugu yang tertera dalam foto ini, yaitu tahun 1928 dan melihat tugu pada tahun 2002 ini, dengan segera orang akan melihat adanya perubahan,. Setidaknya pada sekitarnya, bukan pada bangunan tugunya, meskipun tugunya juga telah mengalami perubahan. Sesungguhnya melihat tugu tidak bisa dipisahkan dari bangunan Kraton, karena Tugu dianggap sebagai "titik pandang" dari Kraton, terutama darii Sitihinggil lurus menuju Tugu dan gunung Merapi.
Itulah Tugu, yang acap dianggap sebagai salah satu simbol Yogyakarta.
Quote:
Alun-Alun Utara dan Pagelaran Kraton
undefinedundefined
Spoiler for Alun-Alun Utara dan Pagelaran Kraton tahun 1980-an:
Quote:
Alun-alun utara dan pagelaran Kraton Ngayogyakarta yang letaknya di muka bangunan Kraton, sehingga kapan orang masuk beteng Kraton dari depan, artinya dari arah kawasan Malioboro denngan segera akan melihat alun-alun utara dan Pagelaran Kraton, bahkan masuk melalui samping benteng Kraton pun, yaitu dari kawasan Jl. Kauman dan dari Kawasan Jl. Yudonegaran dengan segera akan melihat alun-alun utara dan Pagelaran Kraton.

Alun-alun utara sampai tahun 1980-an masih dilingkari jalan beraspal, sehingga pengguna jalan, bahkan anak-anak bisa berkeliling naik kendaraan memutari alun-alun utara. Bahkan pada hari minggu, ketika alun-alun utara masih dilingkari jalan beraspal, banyak orang lari pagi mengitari alun-alun utara melewati jalan aspal. Alun-alun utara yang terbelah menjadi dua, sebelah barat dan timur, di tengahnya terdapat jalan beraspal dan dipakai oleh pengguna jalan secara umum. Dari jalan tengah alun-alun utara ini ke selatan langsung pintu gerbang Pagelaran dan ke utara masuk kawasan Mailoboro. Jadi, pada tahun 1980-an Pegalaran masih tepat dipinggir jalan beraspal yang dipakai sebagai lalu lintas umum, dan persis berada di tengah jalan pemisah alun-alun utara.

Namun sekarang, jalan beraspal yang mengelilingi alun-alun utara tidak lagi bisa didapatkan. Jalan beraspal yang berada persis di depan pintu gerbang Pagelaran telah dijadikan satu dengan Pagelaran Kraton dengan cara pagarnya dimajukan. Dan jalan yang membelah alun-alun utara bukan lagi jalan beraspal melainkan telah berubah menjadi konblok. Jadi, orang tidak lagi bisa berkeliling mengitari alun-alun utara di atas jalan beraspal. Kalaupun hendak berkeliling di alun-alun utara bisa jalan melalui trotoir, yang memang mengitarai alun-alun utara..

Dua foto yang tertera dalam tulisan ini adalah foto alun-alun berikut Pagelaran Kraton yang masih menyatu dengan jalan beraspal dan foto pagelaran yang berada persis di tepi jalan beraspal.
Quote:
Malioboro
undefinedundefined
Spoiler for Malioboro tahun 1936 dan 1949:
Quote:
Malioboro yang menjadi salah satu simbol bagi Yogyakarta telah mengalami banyak perubahan. Melihat malioboro sekarang menunjuk kemajuan yang ada mungkin membuat orang kagum, setidaknya dari segi fisik. Namun mengurangi suasana yang pada waktu dulu mungkin pernah ada, misalnya keteduhan sepanjang jalan kawasan malioboro. Meskipun malioboro menjadi tempat dagang (dulu maupun kini), tetapi ada suasana lain yang tidak bisa ditemui ditempat lain, setidakya ada sentuhan kultural. Namun malioboro sekarang sepenuhnya adalah untuk kepentingan niaga. Bukan persoalan benar atau salah, tetapi orang segera tahu, bahwa malioboro telah berubah. Foto malioboro tahun 1936, yang diambil dari tugu teteg (tugu kereta api) setidaknya bisa menunjukan perubahan teteg dulu dan sekarang, dan ini artinya tugu teteg dan sekitarnya telah mengalami banyak perubahan. Apalagi jika melihat malioboro tahun 1949, di mana republik Indonesia belum lama merdeka, malioboro telah mengalami perubahan, padahal hanya selisih 13 tahun. Dua foto malioboro "tempo doeloe" setidaknya bisa membuka ingatan masa silam menyangkut malioboro dan menaruhnya pada realitas malioboro sekarang. Perubahan akan segera bisa dilihat.
Quote:
Pasar Beringharjo dan Stasiun Tugu
undefinedundefined
Spoiler for Pasar Beringharjo 1910 dan Stasiun Tugu 1887:
Quote:
Ada yang tidak berubah dari Yogyakarta, setidaknya jika dilihat dari bangunan-bangunan yang masih ada di Yogyakarta. Dua bangunan yang masih ada dan letaknya juga tidak berpindah adalah Pasar Beringharjo dan Stasiun Tugu. Hingga hari ini, letak Pasar Beringharjo, yang juga dikenal dengan sebutan pasar lor (utara) atau pasar gedhe, karena memang menjadi "pusat pasar" di Yogyakarta, berada di kawasan Maliboro dan amat dekat dengan pintu masuk alun-alun utara, Kraton Ngayogyakarta. Tentu, memang sudah ada yang berubah dari Pasar Beringharjo, setidaknya dari seluruh bangunan pasar, namun pinti masuk, kiranya tida banyak perubahan bentuk. Coba anda lihah pasa Beringharjo seperti tertera pada foto tahun 1910. Jadi 92 tahun yang lalu.

Pada stasiun Tugu juga masih tetap, setidaknya pada posisi letak. Namun pasti telah berubah pada konstruksi bangunan, meskipun tidak total, setidaknya juga pada pintu masuk. Perubahan konstruksk yang terjadi adalah hal yang wajar. Coba anda lihat foto Stasiun Tugu pada tahun 1887, atau 115 tahun yang lalu untuk tahun 2002, anda akan bisa mengamati perubahannya.

Setidaknya, pada dua foto "Pasar Beringharjo" 1910 dan "Stasiun Tugu" 1887, orang bisa melihat perubahan-peruubahan yang telah terjadi.
Quote:
Tamansari
undefinedundefined
Spoiler for Tamansari 1881 dan Tamansari 2001:
Quote:
Bangunan Tamansari yang terletak di kompleks Beteng Kraton Ngayogyakarta, tepatnya di kampung Taman memang sudah ada sejak lama, sejak abad 18 bangunan Tamansari sudah ada. Kompleks bangunan Tamansari memang bermacam tidak hanya sejenis blumbang (kolam) yang disebut sebagai umbul atau secara lisan sering dilafalkan menjadi ngumbul. Satu bangunan lain yang terletak di sebelah barat bangunan utama Tamansari adalah satu pintu gerbang. Pintu gerbang ini pada tahun 2001, setidaknya seperti bisa dilihat dalam foto sudah dipugar sehingga kelihatan lebih bagus dan terawat. Padahal pada tahun 1881, seperti bisa dilihat dalam foto juga, kelihatan sekali tidak terawat dan terbengkalai. Bahkan, pada tahun 1970-an, kondisi seperti tahun 1881 pun masih sama, barangkali malah bisa disebut parah dari tahun-tahun sebelumnya.

Dibalik bangunan gapura ini ada tangga untuk naik ke atas, sehingga orang bisa naik ke atas dan melihat sekeliling, untuk sekarang bisa melihat perkampungan. Tetapi pada tahun 1980-an atau tahun-tahun sebelumnya, keliahatan seram, sunyi dan terasa sekali, dalam bahasa jawa nyenyet. Dan tidak bisa naik melalui tangga sampai atas, karena memang bangunannya rusak dan tidak terawat serta mengawatirkan, sehingga terbuka kemungkinan untuk roboh.

Sumber: http://datahardisk.blogspot.com/2010/07/tempat-wisata-diyogyakarta-tempo-doeloe.html

Baca Selengkapnya...

Tradisi Paling Mengerikan Di Dunia


1. Foot Binding
Klik untuk:
[Image: UncomfortableShoes6.jpg]
Foot Binding atau pengikatan kaki adalah tradisi menghentikan pertumbuhan kaki perempuan zaman dahulu yang terjadi di China. Tradisi ini telah menghadirkan penderitaan besar bagi para perempuan China pada masa itu. Pengikatan kaki biasanya dimulai sejak anak berumur antara empat sampai tujuh tahun. Masyarakat miskin biasanya terlambat memulai pengikatan kaki karena mereka membutuhkan bantuan anak perempuan mereka dalam mengurus sawah dan perkebunan.

Pengikatan kaki dimulai pada masa akhir dinasti Tang (618-907) dan mulai menyebar pada golongan kelas atas sampai pada zaman dinasti Song (960-1297), pada zaman dinasti Ming (1368-1644) dan dinasti Qing (1644-1911), budaya mengikat kaki menyebar luas dalam mayoritas masyarakat China sampai akhirnya dilarang pada Revolusi Sun Yat Sen tahun 1911. Kelompok yang menghindari adat ini hanyalah bangsa Manchu dan kelompok migran Hakka yang merupakan kelompok paling miskin dalam kasta sosial China. Kebiasaan mengikat kaki ini berlangsung selama sekitar seribu tahun dan telah menyebabkan sekitar satu milyar wanita China mengalami pengikatan kaki.

Pengikatan kaki dilakukan dengan cara membalut kaki dengan ketat menggunakan kain sepanjang sepuluh kaki dengan lebar dua inchi, melipat empat jari kaki ke bagian bawah kaki dan menarik ibu jari kaki medekati tumit. Hal ini membuat kaki menjadi lebih pendek. Pembalut kaki semakin diketatkan dari hari ke hari dan kaki dipaksa memakai sepatu yang semakin kecil. Kaki harus dicuci dan dipotong kukunya karena kalau tidak akan membuat kuku-kuku kaki di kaki yang diikat menusuk ke dalam dan menimbulkan infeksi.

Jika balutan terlalu ketat maka dapat timbul buku-buku di kaki yang harus dipotong dengan pisau. Kemudian kaki juga harus dipijat dan dikompres dingin dan panas untuk sedikit mengurangi rasa sakit. Pengikatan kaki membuat siklus darah tidak lancar sehingga dapat membuat daging kaki menjadi busuk dan kaki dapat mengeluarkan nanah. Semakin kecil kaki seorang gadis maka akan semakin cantik ia dipandang. Panjang kaki seorang gadis hanya berkisar 10-15 sentimeter saja.

2. Self Mummification
Klik untuk:
[Image: mumonk.jpg?w=421&h=591]
Sokushinbutsu adalah rahib Buddha atau imam yang didakwa menyebabkan kematian dengan cara menjadikan mereka jadi mumi. Praktek ini dilaporkan terjadi hampir secara eksklusif di utara Jepang sekitar Prefektur Yamagata.terdapat Antara 16 samapai 24 mummi yang telah ditemukan.

Tiga tahun para imam hanya makan diet khusus yang terdiri dari kacang-kacangan dan biji-bijian, Mereka kemudian hanya makan kulit dan akar dalam waktu tiga tahun dan mulai minum teh racun yang dibuat dari getah pohon yang Urushi,yang biasanya digunakan untuk laka mangkuk. Ini menyebabkan muntah dan cepat hilangnya cairan tubuh, dan yang terpenting, mematikan anggota tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh yang bisa menimbulkan kematian.

Akhirnya,pada mummifying biarawan akan mengunci dirinya dalam kubur batu yang ukurannya hampir tidak lebih besar dari tubuhnya, di mana dia tidak akan bergerak dari posisi nya.penghubung ke dunia luar adalah tabung udara. Setiap hari ia mengingatkan pada agar orang-orang di luar bahwa ia masih hidup.


Klik untuk:
[Image: young_eunuch.jpg]
Eunuchs disebut juga kasim, seorang laki-laki yang kehilangan kesuburannya karena kemaluannya telah dibuang dengan sengaja atau karena sebab-sebab lain. Catatan-catatan paling awal tentang pengebirian dengan sengaja untuk menghasilkan orang kasim berasal dari kota Lagash di Sumeria pada abad ke-21 SM. Sejak itu, selama beribu-ribu tahun orang kasim bekerja di berbagai kebudayaan seperti pelayan istana atau pelayan rumah tangga, penyanyi laki-laki dengan suara tinggi, petugas-petugas keagamaan khusus, pejabat pemerintah, komandan militer, dan pengawal kaum perempuan ataupun pelayan .

Orang kasim pertama disebutkan di Kekaisaran Asyur (l.k. 850 hingga 622 SM). Mereka pun biasa tampil di istana kaisar-kaisar Akhemenid dari Persia atau firaun dari Mesir (hingga dinasti Lagid yang dikenal sebagai Ptolemeus, yang berakhir dengan Cleopatra).Di Tiongkok kuno, pengebirian adalah salah satu bentuk hukuman tradisional (hingga Dinasti Sui) dan sarana untuk mendapatkan pekerjaan di kalangan istana Kaisar. Pada akhir Dinasti Ming ada 70.000 orang kasim di Istana kaisar. Jabatan seperti itu demikian berharga—orang-orang kasim tertentu berhasil mendapatkan kekuasaan yang demikian besar sehingga melampaui kekuasaan perdana menteris—sehingga pengebirian diri sendiri harus dilarang.

Jumlah orang kasim yang menjadi pegawai Istana Kaisar akhirnya menurun hingga 470 orang pada 1912

4. Sati
Klik untuk:
[Image: sati.jpg]
Tradisi sati atau bakar diri hidupp-hidup,dianggap sebagai lambang kesalehan,sekaligus menunjukkan kepemilikan laki-laki atas perempuan,biasanya dilakukan oleh perempuan yang berkasta tinggi dan dipercaya hanya perempuan pilihan yang dapat melakukannya.tradisi sati dipandang sebagai alternatif yang lebih baik ketika seorang istri ditinggal mati oleh suami,daripada mereka mengalami penyiksaan dari saudara-saudara ipar,yang akan menyalahkan perempuan sebagai penyebab mati suami.

sati menjadi tradisi tidak hanya berlaku bagi istri,tetapi juga bagi istri simpanan,saudara ipar dan bahkan ibu,untuk mengorbankan dirinya diapi pembakaran jenasah laki-laki yang memiliki mereka.pelaku sati diagungkan sebagai pahlawan,sesuai dengan ajaran hindu.

5. Seppuku
Klik untuk:
[Image: seppuku2.jpg]
seppuku disebut juga Harakiri,Salah satu tradisi yang menjadi kebanggan masyarakat Jepang, yang berasal dari kata hara yang berarti perut dan kiru yang berarti memotong. Harakiri juga dikenal dengan istilah seppuku. Kebiasaan harakiri ini dilakukan oleh prajurit berkelas dari kalangan samurai sebagai bukti kesetiaan. Bunuh diri yang dilakukan para Samurai ini sangat menyiksa, karena si pelaku harus menunggu kematian karena kehabisan darah setelah merobek dan mengeluarkan isi perutnya.

Ada ritual khusus yang harus dilakukan oleh Samurai jika ingin melakukan harakiri. Ia harus mandi, menggunakan jubah putih, dan makan makanan favorit. Pelaku harakiri ditemani seorang pelayan (kaishakunin), yang ia pilih sendiri. Kaishakunin ini bertugas membuka kimononya dan mengambilkan pisau yang akan digunakan. Jika pelaku harakiri menjerit atau menangis kesakitan saat ia menusuk dan mengeluarkan isi perutnya, hal tersebut dianggap sangat memalukan bagi seorang Samurai. Karena itu Kaishaku bertugas mengurangi penderitaan itu, mempercepat kematian dengan memenggal kepala si pelaku.

6. Human Sacrifice
Klik untuk:
[Image: humansacrificeef6.gif]
Human Sacrifice adalah pengorbanan manusia,tindakan membunuh manusia untuk tujuan menawarkan persembahan kepada dewa atau lainnya. Dilakukan oleh banyak kebudayaan kuno. persembahan ini bervariasi,beberapa seperti Mayans dan Aztecs yang terkenal jahat mereka untuk upacara persembahan, sedangkan yang lainnya sudah tampak sebagai praktek primitif. Korban persembahan dibunuh dengan cara yang berbeda-beda,ada yang dibakar,dipenggal,atau dikubur hidup-hidup.dapar berupa anak kecil,atau gadis-gadis perawan.

ini adalah sejarah umum yang pernah ada didunia, Kebanyakan agama mengutuk praktek-ini dan undang-undang menganggapnya sebagai tindak pidana. Namun sampai hari ini,kadang masih ada yang melakukan tradisi tersebut terutama didaerah-daerah terpencil dimana kepercayaan tradisional masih berlanjut.
7. Geisha
Klik untuk:
[Image: geisha-kyoto-n-008.3.jpg]
Geisha berasal dari kata “Gei” yang berarti seni atau pertunjukan dalam bahasa Jepang dan “Sha” berarti orang, jadi Geisha (person of the arts) merupakan seorang seniman tradisional penghibur di Jepang. Di Kyoto sendiri, kata “Geiko” digunakan untuk gambaran para seniman seperti itu. Kehadiran geisha di abad 18 dan 19 merupakan hal yang umum dan hingga kini merekapun masih tetap ada walaupun jumlah mereka sdh semakin berkurang.

Geisha dilatih secara tradisional sejak masa kecil mereka. Rumah geisha sering membeli gadis-gadis kecil dari keluarga yang miskin dan mengambil tanggung jawab untuk membesarkan dan melatih mereka. Selama masa kanak-kanak, geisha yang dilatih pertama-tama bekerja sebagai pembantu, kemudian sebagai asisten senior rumah geisha, selain sebagai latihan ini juga dipakai untuk membantu kontribusi biaya pemeliharaan dan pendidikan mereka. Sistim tradisi latihan yang panjang ini masih tetap ada di Jepang, dimana seorang mahasiswa yang tinggal di rumah guru seninya, mulai melakukan pekerjaan rumah yang umum dan mengamati serta membantu gurunya hingga akhirnya berpindah untuk menjadi tuan bagi dirinya sendiri. Latihan ini memakan waktu beberapa tahun.

Sumber: http://diskusiku.com/showthread.php?tid=749

Baca Selengkapnya...

Acara Uji Nyali Yang Berujung Kematian

Spoiler for gambar:
undefined


Spoiler for gambar:


Spoiler for gambar:


Spoiler for gambar:
undefined

sumber: http://datahardisk.blogspot.com/2010/07/acara-uji-nyali-yang-berujung-kematian.html

Baca Selengkapnya...

Arsip Blog