Tips Menemani Cewek Belanja

Bagi kebanyakan cowok, menemani cewek belanja adalah hal yang mengerikan. Menemani cewek belanja berarti adalah jalan kaki seratus juta jam, masuk satu toko ke toko lain, dan gak jelas juga sebenernya nyari apa. Namun, menemani cewek belanja ini juga merupakan sebuah hal yang gak bisa dihindari, karena ini akan membuktikan apakah kamu cowok siaga atau bukan. Hari ini, MBDC akan memberikan tips yang sungguh berguna: Tips Menemani Cewek Belanja!

Persiapan

Persiapan menemani cewek belanja sungguhlah penting. Persiapan yang kurang akan membuat proses menemani belanja terasa lebih lama dan tentu saja ini akan membuat kamu lebih menderita. Gunakan sepatu yang paling nyaman atau sendal kalau kamu lebih nyaman menggunakan sendal. Hindari sepatu-sepatu yang bikin kaki capek, seperti misalnya sepatu pantofel. Selain itu gunakan juga baju paling nyaman yang kamu punya, supaya ntar pas jalan-jalan kamu gak rewel kayak anak kecil, bilang bajunya gatel.

Selain itu, penting juga bagi kamu untuk membawa barang-barang pendukung seperti misalnya:

  1. Smartphone, terutama yang bisa main game.
  2. iPad
  3. Novel
  4. Makanan ringan dan minuman.

Hal-hal di atas sungguh penting dan MBDC menyarankan setidaknya kamu membawa salah satu dari hal di atas.

Duduk Itu Penting!

Ketika menemani cewek belanja, usahakan untuk duduk setiap kali ada kesempatan. Tempat-tempat belanja untuk cewek di mall biasanya menyediakan tempat untuk duduk yang bisa kamu manfaatkan. Nah, tapi kalo pacar kamu belanjanya di tempat-tempat semacam ITC yang biasanya gak ada tempat duduknya…ini agak lebih susah sih. Kamu bisa pinjem tempat duduk mbak-mbak penjaga toko atau mungkin jongkok di depan toko.

Duduk itu penting untuk menyimpan energi kamu namun selain itu penting agar si cewek melihat kamu dan bertanya, “Capek ya?” trus kamu jawab “Lumayan”. Kalo si cewek punya perasaan sih harusnya belanjanya gak lama-lama.

Jangan Bilang Bagus-Bagus Aja

Hal yang sering salah kamu lakukan ketika menemani cewek belanja adalah selalu menjawab “bagus” ketika mereka meminta pendapat tentang sesuatu, dengan tujuan supaya cepat. Ini salah! Kalo kamu selalu bilang semua bagus, maka si cewek malah jadi bingung sendiri dan jadi gak yakin. Dengan demikian, proses belanja ini akan jadi lebih lama 200 kali lipat.

Yang harus kamu lakukan adalah selalu berusaha memberi pendapat, walaupun sebenernya kamu gak tahu apa yang lagi kamu omongin. Contoh:

Cewek Kamu: Yang, baju yang ini bagus gak?

Kamu: Hmmm…bagus sih. Tapi kayaknya lebih mending kalo lengannya lebih pendek 3 inchi deh. Ini tuh kayak..gimana gitu, agak apa yah? Gitu deh. Eh, kayaknya yang sebelumnya tadi lebih bagus deh yang. Mending yang tadi aja tuh. Pas banget di kamu!

Dengan demikian, niscaya si cewek akan merasa kamu memperhatikan apa yang Ia tunjukkan dari tadi dan percaya sama kamu. Sakses!

Menyudahi Belanja

Kalo kamu sudah gak tahan lagi dan kamu melihat bahwa sebenernya barang yang dicari si cewek udah dia dapetin, tapi dia masih aja keliling-keliling, maka inilah waktunya untuk menyudahi belanja. Namun kamu harus berhati-hati dengan pemilihan kata-kata kamu. Hindari kata-kata ketus seperti:

“Masih cari apa lagi sih? Emang kamu udah kaya sekarang? Ngerasa tajir bisa belanja mulu?”

Kamu harus memilih kata-kata yang baik dan seolah mengayomi, seperti misalnya:

“Masih mau belanja lagi? Emang gak sayang uangnya? Lebih baik kita menabung dan menyantuni fakir miskin, agar supaya di masa depan nanti hidup kita tenang dan dapat pahala di akherat. Mending kita ke panti asuhan aja yuk.”

Niscaya si cewek akan melihat kamu sebagai orang yang sungguh baik dan mempercayai kamu. Dengan demikian kamu bisa segera pulang ke rumah dengan bahagia sejahtera!

Nah, jadi mulai sekarang jangan khawatir ya kalo diajakin cewek belanja. Punya tips tambahan? Silakan dishare di comment!


Baca Selengkapnya...

Cara Bikin Indomie Telor yang Enak Banget Kayak di Warkop

Kembali lagi di #TanyaJawabMBDC, satu-satunya tempat di dunia dimana kamu bisa bertanya hal se-random apapun tanpa takut dibilang gak penting. Di sini, MBDC selalu menganggap serius pertanyan kamu! Hari ini, pertanyaan datang dari @e_KoY:


Nah ini nih! Kebetulan MBDC juga fans Indomie. Siapa yang gak ngefans sama Indomie? Menurut MBDC, Indomie adalah harta karun bangsa. Please Indomie, ngiklan sama kita dong. Please.

Nah, salah satu yang menjadi misteri selama ini adalah bagaimana cara membuat Indomie seperti di warkop-warkop. Kenapa rasanya berbeza apabila kamu bikin Indomie di rumah dengan kalo kamu beli di warkop? Hari ini MBDC akan memberi tahu kamu rahasianya!

Rahasia Terpenting: Air Rebusan!

Hal yang paling penting ketika kamu mau membuat Indomie seperti di warkop adalah air rebusannya. Air rebusan di warkop itu adalah air yang dipakai untuk merebus berulang-ulang, seperti halnya air rebusan di warung mie ayam. Hal ini akan membuat air rebusan menjadi lebih kental dan dengan demikian juga akan memberikan kesan ‘kental’ ke Indomie kamu. Inilah yang membuat Indomie kamu rasanya berbeda dan terasa lebih nikmat!

Nah, kalo kamu udah mengetahui rahasia air rebusan ini, langkah selanjutnya tinggal diikuti aja sih:

  1. Mulai dengan memasukkan telor terlebih dahulu ke rebusan.
  2. Setelah telor agak matang, cemplungkan Indomie.
  3. Tuang bumbu-bumbu di mangkok. Inget, warung Indomie sejati selalu menghidangkan makanannya di mangkok!
  4. Setelah Indomie agak matang (kira-kira 1 menit), langsung tiriskan Indomie dan telornya.
  5. Taro di mangkok.
  6. Aduk-aduk.
  7. Tambahkan bawang goreng ekstra.
  8. Tambahin irisan cabe ijo kalo suka.
  9. Makan.
  10. Keenakan.

Glek. Gitu deh. Masih bingung? Ntar kita bikinin video tutorialnya deh. Nyarap Indomie ah.


Baca Selengkapnya...

Cara Membeli Kondom

Melakukan segala sesuatu untuk pertama kalinya memang sebuah momen yang penting bagi semua manusia. Langkah pertama. Kata pertama. Hari pertama masuk sekolah. Pertama kali bisa bikin gol pas main bola sama temen-temen. Ditilang polisi pertama kali. Hari pertama kerja. Pertama kali pacaran. Pertama kali megang tangan cewek. Ciuman pertama. Malam pertama. Bermacam perasaan dan emosi bercampur jadi satu, membuat sensasi yang spesial, dan tentunya membuat kamu jadi grogi.

Beruntung, di jaman Internet ini, kamu kenal sama MBDC, yang selalu setia memberikan petuah-petuah sehingga kamu bisa menghadapi rintangan-ringtangan hidup dengan mudah. Tadi kita bilang malam pertama kan? Nah kalo kamu kira kita bakal ngasi petunjuk tentang apa yang harus kamu lakukan pas malem pertama, kamu salah.

Kita bakal ngajarin kamu sesuatu yang berhubungan erat dengan malam pertama, terutama buat pasangan yang belom pengen punya anak. Kita bakal ngasi tutorial caranya beli kondom yang asik dan aman. Kenapa? Soalnya di jaman yang udah canggih gini masih banyak yang beranggapan beli kondom hal yang memalukan (hare geneee?), yang akhirnya bikin orang malu kalo mau beli kondom. Jadi, sebagai pemula, selain perlu tau cara memilih Kondom yang baik, kamu jg perlu tau cara membeli kondom. Biar gak malu atau takut di cap gimana gitu.

1. Tempat

Tempat paling pas untuk pembeli kondom pemula adalah di minimarket atau apotek, dan kondomnya ditaro di rak, bukan di counter belakang kasir kayak kalo mau beli rokok. Kamu kan baru pertama kali beli kondom, pasti perlu milih-milih dong. Coba kalo kondomnya ada di counter dan kamu musti minta mbak-mbak kasirnya ngambilin yang rasa stroberi, terus kamu liat dulu, minta ambilin lagi yang rasa pisang, terus kamu bandingin dulu, dan diulang terus sampe kamu dapet yang pas. Selain ribet, ini juga bisa membuat pengunjung lain merasa tidak nyaman, karena kamu menghambat antrian.

Nah kalo kondomnya ada di rak, kamu bisa memilih dan mempertimbangkan bibit, bebet dan bobotnya.

2. Situasi

Sebelum kamu beli kondom, liat dulu situasi dan kondisi di dalam mini market ato apotik tersebut, usahakan rada sepi. Kenapa?

Karena dengan berbelanja di minimarket atau apotek yang sepi, kamu meminimalisir resiko bertemu dengan orang yang kamu kenal, misalnya guru agama kamu waktu SMA atau tante-tante tetangga yang hobinya bergosip. Selain itu, kalo sepi harusnya nggak ada antrian dong. Abis kamu menentukan pilihan mau yang “extra protection“, “glow in the dark” atau “ribbed for your pleasure“, kamu bisa langsung bayar ke kasir tanpa ngantri. Coba kamu belinya pas lagi rame, antrian depan kamu cewek abege yang hobi cekikikan, dan belakang kamu ibu-ibu judgemental. Bersiaplah untuk menjalani salah satu momen paling canggung dalam hidup kamu.

3. Penampilan

Hubungan intim antara pria dan wanita adalah sebuah kegiatan yang sakral dan penuh tanggung jawab. Ketika kamu mau beli kondom, tunjukkan kalo kamu adalah orang yang siap melakukan itu. Kamu harus terlihat dewasa, terpercaya dan bertanggung jawab.

Coba misalnya kamu terlihat seperti ini :

“Ih. Ngurus diri sendiri aja kayaknya nggak becus, gimana hal yang lebih rumit seperti berumah tangga dan membesarkan anak. Ini pasti beli kondom cuma mau seneng-seneng aja, terus kalo ada apa-apa bakal kabur. Cih ! Dasar sampah masyarakat !” Begitulah kira-kira pikiran orang ketika melihat kamu.

Tapi kalo kamu terlihat seperti ini :

“Wah, rapi sekali padahal cuma ke mini market. Dari penampilannya, sepertinya dia pintar, dewasa, bertanggung jawab dan mapan. Wah bahagia sekali orang yang menjadi pasangan hidupnya. Semoga rumah tangga mereka langgeng dan bahagia ya.”

Atau kalo kamu pemalu, kamu juga bisa berpakaian seperti ini:

4. Uang

Yaiyalah. Masa belinya pake daun.

Siapkan uang pas, supaya kamu nggak usah lama-lama di counter kasir buat nunggu kembalian. Dan untuk alasan yang sama, hindari penggunaan debit dan credit card.

5. Jalan Keluar

Nah sekarang kondom sudah ada di tangan kamu. Beberapa saat dari sekarang, kamu akan menghadapi malam pertama kamu. MALAM PERTAMA. Kamu tau kan apa yang akan terjadi? Dan lebih pentingnya lagi, KAMU TAU KAN MUSTI NGAPAIN? Apa musti ditaro dimana, mana yang dipegang segala macem? Oke. Oke, jangan panik. Kalo kamu lupa musti ngapain, kamu bisa research dulu di internet. Sempet kok. Yang penting sekarang kamu musti keluar dulu dari tempat belinya, dan kembali ke rumah. Atau hotel.

Ini yang harus kamu lakukan. Pertama-tama masukkan kotak kondom itu ke kantung celana atau tas kamu. Pasang muka cuek, dan keluarlah dari toko, dan jalanlah dengan santai menuju ke kendaraan kamu. Naah selesai deh !

Selamat, kamu telah berhasil membaca tutorial cara membeli kondom, sekarang saatnya kamu praktekin. Abis itu di share ya sama kita pengalaman baru kamu.


Baca Selengkapnya...

Cara Ngetik SMS Sambil Nyetir Motor

Motor dan handphone adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial di metropolitan. Kamu butuh handphone kamu untuk selalu up-to-date dan kamu butuh motor untuk membelah kota metropolitan dengan cepat! Nah, apabila kamu bisa melakukan keduanya secara bersamaan, maka kamu bisa menjelajahi kota Jakarta secara cepat + tetep up-to-date dengan kehidupan sosial kamu! Maka dari itu, hari ini MBDC akan mengajarkan sebuah skill yang sangat penting dikuasai di kota metropolitan: cara mengetik SMS/BB-an/Chatting sambil nyetir motor!

Langkah 1: Posisi Tangan


Tangan yang kamu gunakan untuk mengetik SMS/BB-an/Chatting adalah tangan kiri. Kenapa harus tangan kiri? Supaya tangan kanan kamu tetap bisa pegang gas dan motor kamu tetap bisa melaju dengan cepat!

Langkah 2: Arah Pandangan

Pastikan membagi pandangan kamu secara merata antara melihat jalan dan melihat layar handphone kamu. Kamu gak mau salah ketik pas lagi bales sms/BB/chatting dong? Bisa malu banget tuh.

Langkah 3: Kecelakaan Deh


Siapa suruh SMS/BB-an/Chatting sambil nyetir motor. Emang kamu sesibuk itu apa, sampe gak bisa berhenti dulu? Bohong.


Baca Selengkapnya...

Cara Mengenali Cewek High Maintenance

Jadi sebelumnya kamu sudah membaca artikel MBDC tentang cara mengenali cewek matre. Setelah itu kamu langsung berhati-hati sama semua cewek yang ngajak kamu makan makanan mahal. Menurut kamu mereka semua matre! Eits, jangan sampe salah. Mungkin aja dia cewek high maintenance loh. Emang beda? Beda loh! Lalu bagaimana cara mengenali cewek high maintenance?

Dia Pake Barang Mahal

Kemungkinan besar sih kamu gak tau juga mana barang mahal mana yang murah. Tapi coba, ceritanya kamu tahu deh. Jadi ceritanya kamu blind date sama cewek ini. Pas ketemu, dia pake dress Gucci, Tas Hermes, sepatu Louboutin, kalung berlian, dompet Louis Vuitton, trus apa lagi lah sebut aja. Itu artinya dia kaya dan dia suka barang mahal. Artinya lagi, dia gak bakal suka pake baju distro apalagi baju yang kamu beli di ITC Cipulir. Ya siap-siap aja ngabisin tabungan setahun kamu buat beli tas.

Ngajaknya Makan/Nonton di Tempat Mahal Mulu

Jadi barang-barang mahal yang doi pake gak mengintimidasi kamu. “Mungkin itu dikasih mamanya” begitu pikir kamu. Kamu memutuskan untuk tetep ngajak dia makan. Dia ngajak kamu makan malem di Sailendra, JW Marriot. Kamu bahkan belum pernah denger itu restoran apa. Dia bilang dia sering banget makan siang di situ. Ternyata itu restoran buffet all you can eat. Harganya…katakanlah biasanya kamu cuma bakal ke situ sama papa mama, setahun sekali. Tapi cewek ini…dia makan siang di situ. Seminggu 3 kali. 4 hari sisanya dia makan di Hotel Mulia dan kalo lagi ‘miskin’ makan di Marche.

Gak Naik Mobil Juga Gak Papa Sih, Tapi…

Kamu masih bersikeras. Kamu mau anterin dia pulang, pengen liat rumahnya dimana. Tapi kamu gak bawa mobil. Biasanya aja kamu naik Metro Mini. Ternyata si cewek mau aja kamu anterin pulang! Dan dia gak keberatan juga loh kamu gak bawa mobil. “Wah, ternyata dia down to earth!” begitu pikir kamu, sampai kamu melihat dia nyetop taksi Silver Bird yang pake Mercedes itu. Kamu berusaha menghentikan dia, tapi semua sudah terlambat. Kamu bertanya, “Gak mau pake taksi tarif bawah aja?” dan dia menjawab, “Oh, sama bokap gue emang cuma boleh naik taksi yang Mercy. Oh, sama yang alphard juga boleh sih.” Akhirnya terpaksa kamu mengantarkan ke rumahnya di Menteng. Rumah kamu di Kreo.

Dia Tetep Belanja Mahal Walaupun Gak Ada Kamu

Kamu sudah mulai kehilangan harapan karena kamu tahu kamu gak bisa mengikuti gaya hidupnya. Tapi kamu masih ada ngarepnya dikit, jadi kamu masih telpon-telpon dia. Dan dia dengan senang hati menjawab telepon kamu.

Si Cewek: Haaiii!!

Kamu: Hai, lagi ngapain?

Si Cewek: Lagi liat-liat baju aja nih. Gue gak punya baju buat ke rumah temen gue ntar malem.

Kamu: Ke rumah temen lo? Kawinan?

Si Cewek: Oh ngga, main aja. Ngegosip.

Kamu: Oh. Liat baju dimana?

Si Cewek: Lagi liat di Burberry nih. Eh ini bagus banget deh. Mbak ini berapa ya?

(sayup-sayup kamu mendengar si mbak menjawab “Oh itu 8 juta 900 ribu mbak…)

Si Cewek: OK, mau ini deh mbak satu.

Dan pelan-pelan kamu pun menutup telepon dengan damai.

Mendekati atau memacari cewek maintenance tidak ada salahnya, selama kamu sanggup mengikuti gaya hidupnya. Pada umumnya, cewek high maintenance itu melakukan gaya hidup seperti itu karena mereka memang sudah kaya dari sananya dan sudah terbiasa hidup seperti itu, bukan karena mereka mau rese aja sama kamu. Jadi kalo kamu masih kemana-mana naik angkot, makan siang di warteg, dan kalau tanggal tua ngutang, mendingan jauh-jauh aja lah dari cewek High Maintenance. Ntar makin miskin lho.



Baca Selengkapnya...

Arsip Blog