Tampilkan postingan dengan label PSSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSSI. Tampilkan semua postingan

Jangan Dihukum, FIFA Harus Selamatkan Sepakbola Indonesia



FIFA bisa menjatuhkan hukuman pada Indonesia terkait kisruh yang terjadi di PSSI. Namun otoritas sepakbola dunia itu diharapkan mengambil langkah lebih bijak dengan melakukan penyelamatan ketimbang memberi sanksi.

Demikian diungkapkan kolumnis ESPNStar, Jesse Fink dalam tulisannya yang dimuat situs berita olahraga internasional tersebut. Dalam opininya yang dimuat Selasa (29/3/2011) ini, Fink menjelaskan panjang lebar soal kisruh yang menimpa PSSI hingga kongres yang batal digelar pada akhir pekan kemarin.

Dalam keadaan normal Fink menyebut kekacauan yang terjadi seperti di PSSI akan berbuntut dengan jatuhnya sanksi dari FIFA. Namun dia menganggap kalau pencinta sepakbola Indonesia layak mendapat lebih dari sebuah jatuhnya hukuman karena fans Indonesia disebutnya sudah 'menderita terlalu banyak'.

"Normalnya FIFA mencoret asosiasi negara yang menjadi anggota dalam kondisi kekacauan dan kemudian membiarkan pihak-pihak terkait menuntaskan perbedaan di antara mereka sebelum kembali mendaftarkan diri (ke FIFA).

"Tapi Indonesia tak seharusnya dikeluarkan dari FIFA. Itu terlalu penting dalam atlas persepakbolaan dan fans yang sudah lama menderita layak mendapat lebih dibanding hukuman atas kegagalan pengurus sepakbola di negara yang luas itu," demikian dituliskan Fink.

Lebih lanjut, Fink meminta FIFA membentuk sebuah komite darurat untuk mengambil alih PSSI dan menunjuk seorang petugas administrator yang mampu mengembalikan fungsi dan integritas sepakbola internal yang kini dilanda persoalan politis yang rumit. Nantinya komite tersebut diharapkan bisa menjadi jalan keluar atas masalah yang terjadi.

"Itu proses yang membutuhkan waktu berbulan-bulan, mungkin bertahun-tahun, tapi apa yang dipertaruhkan memang besar dan sepakbola dalam kondisi mengairahkan namun juga kacau seperti ini membutuhkan perhatian yang sampai sekarang belum didapatkan," lanjut Fink.

Dilanjutkannya, FIFA mungkin akan menjadi satu-satunya harapan PSSI untuk menuntaskan kekacauan yang terjadi saat ini. "Dan itu akan menjadi kemenangan buat Indonesia dan kemenangan permainan ini," tutup Fink.

Sumber: http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/03/29/153255/1603817/76/jangan-dihukum-fifa-harus-selamatkan-sepakbola-indonesia

Baca Selengkapnya...

Jayapura Bisa Batal Gelar Laga Piala AFC



Hak Jayapura untuk menggelar laga Piala AFC antara Persipura Jayapura melawan Chonburi FC bisa batal. Penyebabnya, ada sejumlah sarana wajib yang belum diselesaikan.

Hal itu diakui oleh Ketua Panpel Persipura, Benhur Tommy Mano, yang menyebut bahwa kontraktor pembenahan Stadion Mandala belum merampungkan pekerjaannya 100 persen, di antaranya adalah belum adanya layar raksasa.

'Jadi, ini tidak menutup kemungkinan (hak menggelar laga dicabut--red) karena pekerjaan belum 100 persen oleh pihak kontraktor. Maka itu, kita berharap agar pelaksanaan pekerjaan bisa segera diselesaikan sebelum tenggat waktu yang diberikan AFC," tegas Tommy Mano saat memberikan keterangan kepada pers, Selasa (29/3/2011) di Jayapura.

Menurut Tommy, batas waktu yang dijanjikan pihak kontraktor dalam pelaksanaan pembangunan kelengkapan Stadion Mandala sesuai standar AFC adalah pada tanggal 31 Maret. Sementara untuk pembangunan layar raksasa, dijanjikan selesai pada 6 April.

Oleh karena itu, Tommy Mano meminta adanya komitmen bersama dari semua pihak guna menyelesaikan pembangunan tersebut, sesuai dengan jangka waktu yang dijanjikan kepada AFC agar pelaksanaan laga kandang bagi Persipura bisa benar-benar terwujud.

"Kita tentunya sangat berkeinginan agar bisa membuat sejarah baru bagi masyarakat Papua. Apalagi ini sudah mendapat persetujuan AFC. Sekarang tinggal kita di Jayapura untuk bisa menyelesaikan pekerjaan besar ini, karena jika Persipura menang dalam putaran awal, maka Persipura juga bakal menjadi tuan rumah untuk putaran berikutnya," kata dia.

Persipura direncanakan menjamu Chonburi di Stadion Mandala pada 13 April pukul 16.00 WIT.

Baca Selengkapnya...

Arsip Blog