

Petugas membuka segel tas Nazaruddin menggunakan tang.



Petugas mengeluarkan isi tas warna hitam tersebut.




Melalui penyidik KPK bernama Arif, KPK menunjukkan satu persatu barang-barang milik Nazaruddin yang disimpan di tas merek Dunhill tersebut.

Petugas menunjukkan satu buah flasdish.

Petugas menunjukkan satu tiket elektronik, atas nama Syarifudin dari Cartagena ke Bogota.

Petugas menunjukkan paspor atas nama Syarifudin.