Suara Hati Pendeta Martin Luther King

Pendeta Martin Luther King, Jr., Ph.D. (15 Januari 1929 � 4 April 1968) adalah penerima Nobel, pendeta Baptis dan aktivis HAM warga Afrika-Amerika. Dia adalah salah seorang pemimpin terpenting dalam sejarah AS dan dalam sejarah non-kekerasan pada zaman modern, dan dianggap sebagai pahlawan, pencipta perdamaian dan martir oleh banyak orang di seluruh dunia. Satu setengah dekade setelah pembunuhan terhadapnya pada tahun 1968, Amerika Serikat menetapkan sebuah hari libur untuk memperingatinya, Hari Martin Luther King. Lihat riwayatnya disini

Beberapa Kutipan Dari Dr. Martin Luther King :

Nonkekerasan adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan politik dan moral yang penting pada masa kini; keperluan manusia untuk menghadapi penindasan dan kekerasan tanpa menggunakan penindasan dan kekerasan. Manusia harus menciptakan sebuah cara untuk menghadapi segala konflik manusia yang menolak pembalasan dendam, agresi, dan retaliasi (pembalasan). Fondasi bagi cara tersebut adalah cinta.
Pidato penerimaan Penghargaan Nobel Perdamaian, Stockholm, 11 Desember 1964

Ketidak adilan yang terjadi di manapun adalah bahaya bagi keadilan di manapun juga.
Letter from a Birmingham Jail (Surat dari Penjara Birmingham), 1963

Sekarang saya katakan kepada kalian sahabatku, meskipun kita menghadapi kesulitan masa kini maupun mendatang, saya tetap mempunyai impian. Impian tersebut adalah impian yang berakar kuat dalam impian Amerika. Saya mempunyai impian bahwa suatu hari negara ini akan bangkit dan membuktikan makna keyakinannya yang sebenarnya: "Kami yakin bahwa kebenaran-kebenaran ini terlihat jelas dengan sendirinya, bahwa semua umat manusia diciptakan sejajar."
Saya mempunyai impian bahwa suatu hari di perbukitan Georgia yang merah putra para mantan budak dan putra para mantan pemilik budak akan dapat duduk bersama di atas meja persaudaraan. Saya mempunyai impian bahwa suatu hari bahkan negara bagian Mississippi, yang dipenuhi panas ketidak adilan, panas penindasan, akan berubah menjadi sebuah oasis kebebasan dan keadilan. Saya mempunyai impian bahwa keempat anakku yang kecil suatu hari akan dapat hidup di sebuah negara di mana mereka tidak dipandang berdasarkan warna kulit mereka namun melalui isi sikap mereka. Hari ini saya mempunyai impian...

I have a dream (Saya mempunyai impian), 28 Agustus 1963


Sumber: WikiQuote

Arsip Blog