Foto Militer vs Geng Narkoba

Perlawanan sengit dilakukan oleh para geng narkoba membuat Pemerintah Brazil menurunkan pasukan militernya untuk membantu polisi menghadapi anggota geng yang menggunakan senjata otomatis, Sabtu(27/11). 

Jumlah korban dalam operasi-operasi polisi Rio de Janeiro terhadap geng-geng obat bius mencapai 38 orang. Sedikitnya 200 orang ditahan pada pekan ini dan puluhan senjata, termasuk senapan dan granat disita oleh polisi.

Para petugas juga menyita benda-benda mudah terbakar yang akan digunakan untuk membakar kendaraan, dan sekitar dua ton marijuana.

Operasi-operasi kepolisian itu ditujukan untuk menangkap para pedagang obat bius yang memulai kejahatan pada Minggu (21/11). Menurut polisi, sejak hari Minggu penjahat membakar setidaknya 100 kendaraan dan menembak mati beberapa polisi, menyebabkan panik di seantero Rio de Janeiro. Aksi-aksi kriminal itu adalah tindakan balas dendam berkaitan lenyapnya wilayah dan kekuasaan mereka baru-baru ini, kata polisi.

Pada tahun lalu, kepolisian Rio menduduki beberapa tempat kumuh, merusak industri narkoba di berbagai kampung dan memaksa para penjahat untuk keluar dari wilayah pengaruh mereka.

Pada Kamis (25/11) lalu, polisi berhasil menang besar-besaran terhadap geng obat dengan mengambil alih daerah kumuh Vila Cruzeiro, yang sebelumnya dianggap tak tersentuh dalam sebuah operasi besar yang didukung oleh Angkatan Laut.

Pada hari Jumat (26/11), dengan bantuan 800 prajurit Angkatan Darat, polisi mulai melakukan operasi untuk mengambil alih daerah tetangga wilayah tersebut Morro do Alemao.

Puluhan orang tewas dalam operasi ini yang kebanyakan adalah anggota geng. Akibat perang antara polisi dan anggota geng, seorang pendudk sipil terkena tembakan. Sebagian besar peduduk diungsikan untuk menghindari korban dari penduduk sipil.

Dan inilah foto-fotonya :



Arsip Blog