Akibat Video Porno Ariel, Youtube Komplain Ke Indonesia






TEMPO Interaktif, Jakarta - Heboh video mesum mirip artis akhir-akhir ini juga membuat situs YouTube mengeluh pada pemerintah Indonesia. Juru bicara Kementrian Komunikasi dan Informatika Gatot S Dewabroto mengatakan keluhan tersebut memang tidak disampaikan secara resmi. "Hanya email kepada salah satu pejabat Kemenkominfo," kata Gatot usai Breakfast Menteri Komunikasi dan Informatika dengan jajaran Dewan Pers, Kepolisian, KPI dan lainnya.

Gatot mengatakan keluhan itu muncul karena akses Youtube menjadi terganggu karena banyak yang mengunduh atau mengunggah video tersebut. Keluhan itu muncul kurang lebih seminggu yang lalu. Namun Gatot menyatakan keluhan ini mungkin bukan sikap resmi YouTube.

Seperti diketahui video mesum yang diduga dilakukan mirip artis ini telah menghebohkan masyarakat. Video yang berkapasitas hingga 50 megabyte ini dinilai cukup memberatkan dan mengganggu trafik internet.

Gatot mengatakan penyebaran video ini cukup marak melalui ponsel, atau ponsel pintar. Pemerintah pun kesulitan untuk menangani penyebaran dari ponsel ke ponsel ini. Namun razia ponsel pun juga diakui bukan solusi. "Kami hanya bisa menghadang dari penyedia jasa internet saja," ujar Gatot.

Sementara itu CEO Kaskus Ken Dean Lawadinata mengakui awal kasus video mesum mulai marak, cukup banyak pesan yang masuk. "Puluhan, tapi kemudian moderator kami menghapusnya," ujar Ken di tempat yang sama.

Ken mengatakan jika pemerintah akan mengatur soal konten melalui aturan harus memperhatikan keseimbangan antara aturan dan kreativitas.

Arsip Blog