Inilah Jenis Gelang Kesehatan Beredar di Indonesia

Headline

Gelang bio diyakini bisa membawa efek menyehatkan pada penggunanya. Namun, sejak pengakuan klaim palsu pada gelang kesehatan, masyarakat kini meragukan semua gelang bio yang beredar di Indonesia.

Terdapat tiga jenis bahan gelang kesehatan atau gelang bio yang beredar di masyarakat. Gelang-gelang ini terbuat dari akar, silikon, stainless steel, titanium dan tungsten.

Para pembuat gelang-gelang ini mengklaim bahwa gelang-gelang mereka mampu menyembuhkan penyakit, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Selain itu bahkan ada yang mengklaim dapat menangkal black magic. beberapa mengaitkan gelang dengan ion dan sinar infra merah.

Gelang bio dari stainless steel, titanium dan tungsten memiliki fungsi yang hampir sama. Perbedaannya terletak pada kualitas dan kekuatan magnetnya. Gelang ini diklaim mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan tenaga. Bahkan, mampu meningkatan kesehatan secara keseluruhan.

Gelang bio dari akar, seperti akar bahar, diklaim terbuat dari bahan yang sulit didapat. Gelang akar bahar ini diyakini mampu menangkal black magic, melindungi dari makhluk halus dan menetralisir kekuatan negatif. Bahkan ada yang mengklaim gelang ini mampu mengindarkan dari bahaya dan kecelakaan.

Gelang bio dari silikon, contoh mudahnya adalah gelang PowerBalance (PB). PB mengklaim gelangnya mampu meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan fleksibilitas. Namun, akhirnya PB mengakui bahwa gelang mereka tak bermanfaat.

Menurut Dr. M. Julwan Pribadi, SpPD dari RS Premier, kebenaran penggunaan gelang semacam ini belum terbukti dalam literatur kedokteran konvensional (ilmu kedokteran yang dipakai hingga saat ini). Selain itu, ia juga mengatakan bahwa gelang semacam ini belum pernah ada pembahasannya.

Pria yang akrab disapa Julwan ini menegaskan, selama tak ada bukti secara kedokteran maka gelang ini diragukan khasiatnya. “Dalam kedokteran tidak bisa diakui karena tidak ada bukti,” tegasnya.

Jika hanya mengandalkan pengakuan orang saja, hal tersebut tak bisa dibenarkan. “Gelang ini tidak dianggap terapi di kedokteran konvensional”.

Produsen pun kreatif, tak hanya membuat gelang. Muncul varian aksesoris lainnya yang bisa dikenakan sehari-hari. Seperti kalung, dengan bahan-bahan tersebut diatas

Sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1119972/inilah-jenis-gelang-kesehatan-beredar-di-ri

Arsip Blog