Project Eden Optimis Ciptakan Zuckerberg Indonesia

Indofiles.org, Jakarta – Kumpulkan 40 ide di Project Eden, #startuplokal optimistis menciptakan sejumlah Zuckerberg Indonesia.

Kemajuan teknologi sejalan kemajuan bisnis dan semangat entrepreneurship. Salah satu cara berbisnis anak muda zaman sekarang adalah dengan membangun startup.

Ada banyak startup yang sudah sukses memutar uang di Indonesia, antara lain Koprol yang dibeli Yahoo!, salingsapa.com yang dibuat seorang anak SMP di Bandung, e-Wayang, NulisBuku, GantiBaju, Urbanesia, dan tentunya Kaskus yang sudah sukses sejak lama.

Belakangan tiga startup juga mewakili Indonesia di ajang kompetisi startup Echelon Singapura pada Juni 2011, yaitu Bouncity, SixReps, and PriceArea.com. Perkembangan startup di Indonesia kian pesat.

“Anak muda di Indonesia banyak yang punya banyak ide brilian dalam memulai bisnis lewat startup,” demikian ujar Natali Ardianto, inisiator #startuplokal, komunitas startup terbesar di Indonesia.

“Umumnya mereka berstatus sebagai karyawan di sebuah perusahaan, punya ide bisnis startup bagus dan bisa dikembangkan, tapi tidak mau meninggalkan pekerjaan dan profesi tetapnya. Alasannya karena kenyamanan finansial. Padahal sayang jika ide itu tidak dikembangkan,” ujar Kevin Mintaraga dari Jardintech.

Untuk alasan itu pula lah, #startuplokal menggandeng Kevin Mintaraga untuk bersama-sama mewujudkan mimpi. Mereka berinisiatif membentuk Project Eden, yaitu wadah yang akan menampung sekitar 40 startup di satu tempat. Lokasi kerjanya sudah ditetapkan yakni di Graha 9, kawasan Gondangdia, Menteng.

“Di sana kita akan membangun iklim lingkungan kerja yang baik untuk kemajuan startup Indonesia. Di tempat itu, mereka yang punya ide bisa saling diskusi dan brainstorming untuk membuat ide mereka terwujudkan. Biarkan mereka tetap bekerja pada profesi tetapnya, dan Jardintech akan membantu mengembangkan startup mereka sampai sukses,” tambah Kevin.

Bantuan itu yakni berupa sarana, pengembangan, konsultasi usaha, marketing, dan legal. Bentuk startup-nya boleh apa saja, bisa berupa social networking, portal, blog, game, atau apapun.

Ada delapan orang dari Jardintech dan komunitas #startuplokal yang nantinya akan menyeleksi 40 ide startup yang dapat bergabung dalam proyek ini. Mereka juga punya jaringan mentor dan investor yang siap mendanai tiap startup yang prospektif.

“Sejauh ini sudah ada dua (ide startup) yang layak bergabung,” ujar Kevin.

Ia juga mengundang peminat startup di Indonesia untuk mendaftarkan idenya di situs eden.co.id.

Satya Witoelar, pendiri Koprol mengatakan bahwa Indonesia adalah surga perkembangan startup.

“Di sini bisnis terus berkembang. Indonesia banyak diincar perusahaan dan investor besar multinasional. Banyak orang melihat peluang startup bukan lagi sebagai kerja sampingan iseng belaka, namun sebagai lahan bisnis,” ujarnya.

Bukan tidak mungkin, di masa depan nanti akan hadir sejumlah Zuckerberg Indonesia. [mor]

Arsip Blog